KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Danrem 044/Gapo Tinjau Pengairan Sawah Dengan Pompa Air Listrik

 
EKONOMI

Danrem 044/Gapo Tinjau Pengairan Sawah Dengan Pompa Air Listrik
Oleh : Dedi Sugiri | 25-Sep-2017, 04:47:16 WIB

KabarIndonesia - Penrem 044/Gapo, Bertempat di desa Simpang Pelabuhan Dalam kec. Pemulutan Induk kab. Ogan Ilir, Komandan Korem 044/Garuda Dempo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. didampingi Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar, S.Sos. dan Kasi Intel Korem 044/Gapo Letkol Inf Ihsan melakukan peninjauan sawah yang telah menggunakan sistem irigasi dengan pompa air tenaga listrik, Minggu (24/9/2017).              
Program ini merupakan salah satu kegiatan pendampingan yang dilaksanakan oleh Korem 044/Gapo bersama jajarannya Kodim 0402/OKI dalam meningkatkan dan mensukseskan LTT (luas tambah tanam) padi tahun anggaran 2017 di wilayah Korem 044/Gapo atau wilayah Sumatera Selatan.               
 

Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. mengatakan bahwa kunjungannya ke wilayah Ogan Ilir untuk meninjau langsung persawahan yang dulunya merupakan lahan rawa lebak dan rawan kebakaran. Kini sudah berubah menjadi lahan persawahan yang subur karena telah menggunakan tehnologi irigasi dengan sistem pompanisasi. "Salah satu upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah dengan memanfaatkan lahan rawa menjadi sawah beririgasi, selain tidak akan terjadi kebakaran lagi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat" terang Danrem.

          
Lebih lanjut Danrem menyampaikan, dengan keberhasilan cetak sawah dengan penerapan tehnologi pengairan yang baik, dapat meningkatkan hasil pertaniannya seperti di wilayah Ogan Ilir ini, maka perlu untuk dicontoh ditempat lain. "Penerapan tehnologi pengairan sawah seperti ini dapat menjadi contoh di tempat lain", pungkas Danrem. 
Sementara itu Sukarta yang akrab dipanggil pak Buyung, salah satu pemilik sawah mengatakan, bahwa penggunaan tehnologi pengairan dengan sistem pompa ini bermula saat dia melihat lahan sawah yang dimilikinya merupakan lahan rawa lebak, musim hujan penuh dengan air namun tidak bisa ditanami, sedangkan di musim kemarau lahan itu kering. Timbul idenya untuk mengubahnya menjadi lahan sawah basah. "Dengan sistem pompa ini di musim hujan air akan dipompa keluar areal sawah dan bila musim kemarau air akan dipompa masuk ke lahan sawah, sehingga sawah akan terus terjaga kondisi airnya", terang Buyung.            
 

Pak Buyung juga menambahkan, setelah menggunakan sistem pompanisasi ini sawahnya yang semula hanya dapat menanam sekali dalam setahun dengan hasil tidak lebih dari 4 ton per hektar, kini dapat menanam tiga kali setahun dengan hasil rata-rata 6-7 ton per hektar, bahkan pernah mencapai 8,4 ton. "Menggunakan pompa dengan kapasitas 37 KW atau setara dengan menghasilkan air 2.500 liter air per menit sudah cukup untuk mengatur air sawah seluas 100 hektare. Di Pemulutan ini terdapat aliran sungai yang cukup besar sebagai penunjang kebutuhan air di musim kemarau", tambah Buyung. 

 

Dijelaskan pula, ditinjau dari segi biaya akan jauh lebih murah dibanding menggunakan pompa diesel, karena bila dikalkulasikan dalam semusim, biaya menghidupkan pompa air listrik cukup dengan 200 ribu rupiah per hektar, sedangkan menggunakan diesel ratusan liter minyak yang dibutuhkan. Adapun untuk menetralisir air dipersawahan yang masam, telah diberikan bantuan pemberian Bios 44 dari Korem 044/Gapo yang berguna selain sebagai penetral air asam menjadi tawar, juga sebagai penyubur tanaman padi.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Mengenang Hari Juang Kartika 13 Des 2017 11:39 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia