KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita 18 Mei 2019 04:40 WIB

 

Cerdas Keuangan Hadapi Idul Fitri dan Tahun Ajaran Baru

 
EKONOMI

Cerdas Keuangan Hadapi Idul Fitri dan Tahun Ajaran Baru
Oleh : Setyo Sudirman | 06-Jun-2018, 09:10:36 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Bulan Juni dan Juli 2018 adalah bulan dengan pengeluaran uang yang tidak sedikit. Ada sejumlah momentum penting yang berpotensi menyedot dana yaitu momen Idul Fitri, libur sekolah dan tahun ajaran baru.

Kalau tidak disadari sejak jauh-jauh hari, bagi beberapa orang tua, nominal pengeluaran uang untuk momen-momen ini bisa bikin shock. Bukan rahasia lagi, pemenuhan kebutuhan Idul Fitri tidak sedikit, apalagi ditambah dengan biaya ekstra bagi pendidikan anak, khususnya untuk buah hati yang memasuki sekolah baru atau mau masuk kuliah.
OMG, terbayangkan, jumlah dana yang harus disiapkan untuk konsumsi perayaan Lebaran dan biaya pendidikan ini. Apalagi, biaya pendidikan yang tiap tahunnya naik tidak tanggung-tanggung. Bukan rahasia lagi, kenaikan tahunan biaya pendidikan itu jauh di atas inflasi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata kenaikan biaya pendidikan mencapai 10 persen per tahun. Senada dengan BPS, lembaga ZAP Finance bahkan menyatakan biaya pendidikan di negeri ini kisaran peningkatannya bisa mencapai 20 persen per tahun.
Kenaikan biaya pendidikan ini jelas menjadi "beban" tersendiri bagi kebanyakan orang tua. Apalagi, kenaikan pendapatan atau gaji acapkali tidak bisa mengimbangi melonjaknya biaya pendidikan.

Survei Kelly Services Indonesia mencatat rata-rata kenaikan gaji pegawai di Indonesia pada 2016 lalu sebesar 7-10 persen. Kenaikan ini masih jauh di bawah kenaikan biaya pendidikan.

Lalu bagaimana cara mengatasi "ancaman" pengeluaran tahunan seperti ini? Solusinya tentu jauh lebih menyenangkan ketika dana untuk semua macam pengeluaran keuangan sudah disiapkan jauh-jauh hari. Memang kebutuhan Idul Fitri bisa diatasi dengan uang THR yang diterima dan sejatinya memang diperuntukkan untuk pemenuhan kebutuhan Lebaran. Akan tetapi, biaya liburan dan pendidikan untuk buah hati tentu saja perlu perencanaan jauh hari yang lebih matang.

Karenanya, perlu dipikirkan cara mengembangkan uang yang dimiliki, setidaknya biar berkembang diatas inflasi. Pengembangan uang ini sudah selayaknya menaklukkan inflasi. Oleh karena itu, tabungan dan deposito tidak menjadi solusi. Seperti diketahui, bunga tabungan dan deposito masih di bawah inflasi. Apalagi bunga tabungan bank yang memang benar-benar kecil.

Reksadana adalah pilihan yang tepat untuk pemenuhan kebutuhan jangka pendek seperti biaya liburan keluarga dan kebutuhan jangka panjang seperti biaya pendidikan buah hati ini. Investasi reksadana pun tergolong mudah karena saat ini sudah bisa dinikmati secara online. Tak hanya itu saja, setelah membeli reksadana, kita tinggal menunggu hasil kinerja manajer investasi yang mengelola reksadana.

Kemudahan ini juga disokong dengan keterjangkauannya dimana modal yang dibutuhkan relatif kecil. Hanya dengan modal Rp. 100.000 saja kita sudah bisa memulai investasi reksadana. Pilihan-pilihan reksadana bisa disesuikan jangka waktunya sesuai dengan kebutuhan mulai dari reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran dan reksadana pasar saham.

Kesemua pilihan reksadana ini kini mudah diakses secara online seperti dengan platform IPOTFUND milik PT Indo Premier Sekuritas. Platform nabung reksadana online ini memungkinkan masyarakat mendapatkan return yang lebih tinggi dibanding hanya menyimpan uangnya di tabungan atau deposito yang berbunga rendah di bawah inflasi.

Ada banyak keuntungan tatkala memanfaatkan platform ini. Berapa pun transaksi pembelian atau penjualan reksadana, IPOTFUND tak membebani dengan biaya transaksi. IPOTFUND juga menawarkan dashboard online yang memberikan akses total dalam memantau perkembangan investasi reksadana.

Sebagai supermarket reksadana online terbesar di Indonesia dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 130 ribu, IPOTFUND menawarkan lebih dari 200 produk reksadana dari 35 Manajer Investasi terpercaya yang dapat diakses multiplatform mulai desktop, laptop, tablet hingga smartphone.

Pilihan reksadana di platform ini tentu akan menjadi cara paling jitu untuk menepis "terkaman" pengeluaran saat Idul Fitri dan Tahun Ajaran Baru tiba (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Umat Yang Bingung 18 Mei 2019 15:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia