KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDI ATAS LANGIT ADA LANGIT oleh : Tonny Djayalaksana
23-Aug-2019, 14:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pengacara 02 dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Bambang Widjojanto seperti menyimpan agenda tersendiri. Hal itu terlihat dari kejanggalan-kejanggalan yang saya ungkapkan sebelumnya.

Sidang pun berlanjut dengan acara mendengarkan saksi dan ahli dari
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Cara Cerdas Memiliki Rumah Idaman Dengan Reksa Dana

 
EKONOMI

Cara Cerdas Memiliki Rumah Idaman Dengan Reksa Dana
Oleh : Setyo Sudirman | 15-Jul-2019, 18:29:08 WIB

KabarIndonesia - Memiliki rumah idaman menjadi dambaan banyak keluarga di Indonesia. Sayang, selain keterbatasan dana, faktor kenaikan harga properti yang jauh di atas inflasi membuat masyarakat kesulitan memenuhi mimpi untuk memiliki rumah.

Harga properti terus saja naik, meski boleh dikata dalam kondisi ekonomi yang sedang lesu. Banyak masyarakat belum mampu membeli rumah karena kenaikan tiap tahunnya 15-35%. Kenaikan ini tentu membuat kelabakan masyarakat dengan penghasilan pas-pasan.

Pada 2030 populasi Indonesia diperkirakan bisa mencapai 300 juta jiwa. Bonus demografi ini semakin meningkatkan permintaan properti.

Kenaikan permintaan properti terjadi terus-menerus terjadi tanpa henti karena ketersediaan tanah yang sangat terbatas dihadapkan dengan permintaan akan hunian yang semakin meningkat setiap tahun seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Harga pun ikut meningkat seiring dengan hukum permintaan dan penawaran.

Di luar itu, inflasi jelas menjadi alasan kenaikan harga rumah. Inflasi mendatangkan dilema bagi pengembang (developer) bila tetap bertahan dengan harga yang sama.

Teristimewa, ada faktor-faktor khusus yang membuat harga properti melambung mulai dari fasilitas perumahan, lokasi strategis, bahan bangunan yang terbaik hingga branding yang berhasil.

Lalu kalau hanya mengandalkan gaji yang disisihkan begitu saja tanpa dikembangkan maka akan makin lama untuk bisa menggapai mimpi memiliki rumah idaman. Oleh sebab itu, setelah gaji disisihkan maka harus dikembangkan dengan cerdas.

Uang yang disisihkan dari gaji untuk tujuan properti tak boleh disisihkan begitu saja pada instrumen yang memberikan bunga di bawah inflasi. Kalau pun uang tersebut disimpan di tabungan konvensional atau deposito, harus disadari kalau bunganya tak akan menaklukkan inflasi.

Salah satu solusi untuk pengembangan dana yang ditujukan untuk DP atau beli rumah idaman, yakni investasi reksa dana. Investasi reksa dana bisa menaklukkan inflasi karena returnya di atas bunga tabungan konvensional dan deposito.

Reksa dana menawarkan potensi return (imbal hasil) di atas tabungan konvensional dan deposito sehingga efektif untuk mengembangkan uang untuk rumah idaman.

Istimewanya, investasi reksa dana kini mudah dilakukan, karena sudah serba online, semisal melalui supermarket reksa dana online terbesar di Indonesia besutan PT Indo Premier Sekuritas bernama IPOTFUND.

IPOTFUND menjajakan 234 Reksa Dana dari 37 Manajer Investasi. Beragamnya pilihan reksa dana yang dijajakan juga tak akan membuat bingung nasabah karena IPOTFUND memiliki fitur IPOTFUND Evaluator yang efektif untuk memilih dan menentukan reksa dana-reksa dana yang terbaik.

Alhasil investasi reksa dana pun bermanfaat untuk pengembangan dana yang akan digunakan untuk DP atau beli rumah.

Ada 4 jenis reka dana yang bisa dipilih, mulai dari reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.
Pilihan jenis reksa dana juga perlu memperhatikan tujuan keuangan, jangka waktu pencapaian dan profil risiko nasabah.

Dengan begitu, rumah idaman pun cepat tergapai dengan reksa dana. Sudahkah berinvestasi reksa dana? (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia