KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (9), kita telah melihat kepintaran Presiden Jokowi dalam membalikkan keadaan dari semula dianggap penakut dan pengecut, tiba-tiba membalikkan keadaan dengan secara berani bergabung
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
PWI Jaya Gelar Orientasi Wartawan 17 Jul 2019 16:02 WIB


 

Cara Belanja Online yang Aman Bebas dari Penipuan

 
EKONOMI

Cara Belanja Online yang Aman Bebas dari Penipuan
Oleh : Setyo Sudirman | 29-Jun-2018, 13:46:49 WIB

KabarIndonesia, Jakarta - Masyarakat Indonesia gemar belanja online, terutama pada momen-momen istimewa seperti pada saat Ramadhan dan Lebaran yang telah berlalu. Produk travelling, makanan dan minuman serta elektronik termasuk kategori produk yang paling banyak dibeli secara online. Memang, Indonesia menjadi salah satu pasar e-commerce yang pertumbuhannya paling cepat di dunia seperti ditemukan oleh Experian Asia Pacific dalam penelitiannya baru-baru ini.

Berdasarkan sebuah survei konsumen yang dilakukan di 10 pasar APAC, termasuk Australia, Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Thailand, dan Vietnam dengan judul Laporan Digital Consumer Insights 2018 ditemukan kalau 74 persen dari responden pernah melakukan pembelian online.

Pesatnya pertumbuhan belanja online dalam temuan mereka, karena disokong pertumbuhan platform interaksi dan transaksi yang lebih nyaman seperti pembayaran tanpa gesekan. Dengan kata lain, kemudahan yang ditawarkan secara online memberikan pengalaman yang lebih menyamankan konsumen. Karena masyarakat Indonesia demen dengan belanja online.

Sayangnya, seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, ada satu hal yang perlu diwaspadai yaitu peningkatan kasus penipuan seperti diungkap Experian dalam studinya yang menjalin kerjasama dengan riset pasar ICT dan perusahaan penasehat terkemuka IDC.

Penelitian mereka menemukan rata-rata 25 persen orang Indonesia pernah mengalami kasus penipuan melalui berbagai macam e-commerce dan layanan, sementara sekitar sepertiga atau 35 persen dari mereka berpikir mengganti penyedia layanan jasa ketika terjadi penipuan.

Nah, biar tidak tertipu saat belanja online, tentu perlu kewaspadaan dengan memastikan website atau situsnya itu bukan abal-abal. Oleh sebab itu, double cek nomor telepon dan lacak penjualnya adalah langkah yang tepat. Tak hanya itu saja, mengecek review, rating website dan testimoni konsumen sangat dianjurkan. Jika ditemukan testimoni buruk dari konsumen, berpikir ulang lah untuk membelinya.

Setelah itu, bandingkanlah dengan website atau situs lain karena biasanya barang yang kita incar di website tertentu ada juga di website lain dengan harga yang berbeda. Maksud membandingkan ini tentu saja untuk mendapatkan harga dan layanan yang terbaik.

Kalau sudah yakin dengan produk yang ada di situs-situs belanja online yang aman dan tidak menipu, seperti Bukalapak, Tokopedia, JD.ID, Zalora, Shopee, Dinomarket, Bhinneka, Berrybenka, Hijup, Sukaoutdoor hingga Tiket.com, langkah selanjutnya yaitu membayarnya dengan aplikasi yang menguntungkan seperti IPOTPAY.

IPOTPAY telah menjalin kerjasama dengan dengan deretan e-commerce tersebut. Cara pembayarannya pun cukup mudah. Setelah menyelesaikan transaksi pembelian e-commerce dengan memilih metode pembayaran via ATM, kamu tinggal menyelesaikan pembayarannya dengan IPOTPAY.

Setelah Login di IPOTPAY, klik fitur Pembayaran e-Commerce dan pilih e-Commerce tempat kamu membeli item belanjaan. Setelah itu kamu tinggal memasukkan nominal uang yang harus dibayarkan. Klik lanjut, transaksi pembayaran pun berhasil real-time saat itu juga. Barang belanjaan pun langsung dikirim dan tak bakalan tertipu.

Tak sekadar menawarkan kepraktisan, kenyamanan dan keamanan, ternyata uang yang mengendap di IPOTPAY atau belum dibelanjakan dan justru akan berkembang karena diberi imbal hasil hingga 10% per tahun alias jauh di atas bunga tabungan dan deposito. Dengan aplikasi ini kamu akan terbebas dari penipuan dan barang belanjaan online pun akan didapatkan sesuai dengan ekspektasi. Lebih dari itu semua, uang yang tersisa dikembangkan secara otomatis.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia