KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRudiantara: 4,6 Juta UMKM Sudah Online oleh : Sesmon Toberius Butarbutar
15-Nov-2017, 21:01 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan berdasarkan data terdapat 4,6 juta UMKM dari target delapan juta UKM hingga 2019 telah masuk akses online.

"Kami punya target mengonlinekan delapan juta UMKM hingga tahun 2019, namun sekarang baru
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

AMP-FRI-WP Minta Freeport Ditutup dan Warga West Papua Tentukan Nasib Sendiri.
Oleh : Mateus A Tekege | 10-Apr-2017, 22:12:14 WIB

KabarIndonesia - Puluhan Mahasiswa/i yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan Front Rakyat Indonesia untuk Papua (AMP, FRI-WP) melakukan aksi demontransi di depan Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika Bandung jawa barat, Jumat, (7/04).

AMP dan FRI-WP melakukan aksi demontrasi untuk menolak semua kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Freeport.
"Tutup Freeport dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri bagi Bangsa West Papua sebagai Solusi Demokratis." demikian bunyi tuntutan mereka.

"Dampak dari pada perpanjangan kontrak karya Freeport di Papua. selalu saja terjadi segala bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia di seluruh tanah Papua," ungkap kordinator lapangan Pache Mee dalam orasinya.

Sementara itu, Zulfi dalam pembacaan pernyataan sikap mengungkapkan, "masyarakat yang punya hak ulayat saja di bantai, di bunuh, lari, di perkosa, dianiaya dan melakukan segala macam tindakan represif oleh kaki tangan negara-negara kapitalis adalah TNI dan Polisi yang bertugas di sana, Ini aneh".

"Oleh karena itu PT. Freeport harus ditutup dan tutup Freeport dan berikan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa West Papua sebagai solusi demokratis, ungkap Zulfi dalam orasinya.

Menurut AMP-FRI-WP, negara Indonesia dan negara-negara kapitalis lebih mementingkan sumber daya alam di Papua, akhirnya masyarakat Papua menjadi korban di segala aspek atas tanah west Papua. Solusi yang tepat adalah Tutup Freeport dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri bagi Bangsa West Papua sebagai Solusi Demokratis

Selain orasi terlihat mereka membentangkan spanduk yang bertulisan "Tutup Freeport dan Berikan Hak Menentukan Solusi Demokrasi Bagi Bangsa Papua".*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Makassar Semarak, Target Revitalisasi 600 Halte Tercapai Senior Journalist Rappler Indonesia Uni Lubis (kanan) berinteraksi dengan 400 peserta dalam bedah buku Astra on Becoming Pride of the Nation bersama Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso (tengah), dipandu oleh Zilvia Iskandar
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia