KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

2018 Pertumbuhan Industri Pemasok Otomotif Global Berlanjut Namun Melambat
Oleh : Rohmah S | 01-Jan-2018, 19:48:22 WIB

KabarIndonesia - Berdasarkan "Global Automotive Supplier Study 2018" oleh Roland Berger dan Lazard, walaupun industri pemasok otomotif global terus berkembang di tahun 2017, distrupsi yang disebabkan oleh empat megatrend: Shared Mobility, Autonomous Driving, Digitalisasi dan Elektrifikasi; semuanya ternyata terus meningkat. 

Studi ini memproyeksikan bahwa pemimpin perusahaan pemasok perlu mengubah model bisnis mereka sekarang untuk menyikapi perubahan profit pool yang disebabkan oleh  empat megatrend ini.

Studi ini menganalisis indikator kinerja dari sekitar 650 pemasok di seluruh dunia untuk menilai keadaan industri saat ini, serta tren dan tantangan ke depan.

Untuk tahun 2018, dprediksi para pemasok akan menikmati pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, namun pada kecepatan yang lebih lambat, sambil mempertahankan margin EBIT yang stabil.

"Secara umum, sentimen positif tercermin dalam tingkat penilaian pemasok yang masih dapat diperdagangkan di atas rata-rata jangka panjang mereka," kata Christof Söndermann, Direktur di Lazard. "Tapi empat megatrend di industri otomotif menyebabkan distrupsi di semua domain pemasok," tambahnya.

Perkembangan belakangan ini menunjukkan percepatan distrupsi yang disebabkan oleh empat megatrend yaitu:

Pertama model usaha mobilitas yang baru (seperti ride hailing dan ride sharing) akan mengganggu perusahaan kepemilikan mobil, mobilitas pribadi dan logistik barang.

Kedua, batas waktu untuk kendaraan autonomous level 4/5 terus meningkat seiring dengan keberadaan kebutuhan ekonomi, peraturan dan teknologi.

Ketiga, dalam digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence)  menawarkan berbagai kemungkinan yang hampir tak terbatas, sementara keberadaan teknologi berbasis layanan konektivitas  telah mencapai titik penggunaan yang biasa saja.

Keempat, momentum untuk elektrifikasi sedang dibangun oleh para regulator dan OEM, dan kemajuan teknologi yang semakin meningkat.

Berdasarkan empat tren ini, distrupsi dalam industri ini tampaknya tidak dapat terelakkan, namun masa transisi terus ditandai oleh tingkat ketidakpastian yang tinggi.

Pemasok otomotif perlu mempersiapkan lima perubahan yang muncul: perlambatan pertumbuhan; perubahan teknologi yang cepat; perangkat lunak sebagai pembeda utama; komodifikasi perangkat keras; dan tekanan pada valuasi untuk pemasok komoditi.

"Pergeseran teknologi mengharuskan pemasok untuk berinvestasi secara substansial baik terhadap teknologi lama maupun baru secara bersamaan karena keuntungan dari investasi teknologi baru tidak menentu," kata Martin Tonko, Presiden Direktur Roland Berger di Indonesia.

"Tingkat margin dan valuasi di bidang komoditi akan ditekan, namun pada saat yang sama, elektrifikasi dan digitalisasi menjadi pilihan monetisasi yang baru." Dia menambahkan bahwa di Indonesia, pemasok otomotif harus berinvestasi lebih banyak daripada di Asia Tenggara, karena mereka mulai dari teknologi yang lebih rendah dan harus mengikuti pesaing eksternal. (*)


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia