KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Ridwan Kamil: Di Level Kota Kalau Sudah Punya Citra dan Wibawa Dunia Mendatangi

 
INTERNASIONAL

Ridwan Kamil: Di Level Kota Kalau Sudah Punya Citra dan Wibawa Dunia Mendatangi
Oleh : Buddy Wirawan | 22-Jan-2018, 06:39:44 WIB

KabarIndonesia - Walikota Bandung  Ridwan Kamil menerima kunjungan 18 Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP), Konsul Jenderal dan Konsul RI di Pendopo kota Bandung. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses pengangkatan duta besar, yakni dengan melakukan kegiatan Lintas Nusantara untuk menjaring potensi daerah di seluruh wilayah Indonesia. 

"Dalam setahun ada lebih dari 100 undangan dari luar negeri, tetapi yang hanya bisa kami terima empat sampai lima saja. Itu menunjukkan bahwa hari ini di level kota kalau sudah punya citra dan wibawa, dunia itu mendatangi," kata Ridwan Kamil, Minggu (21/1) saat menerima mereka di Pendopo.

Dikatakannya,  kedatangan para tamu dari luar negeri itu tidak selalu melalui pemerintah pusat. Seringkali ada beberapa tamu yang langsung mengontak Pemerintah kota Bandung untuk bertemui atau melakukan kunjungankerja. "Mungkin ini bisa menjadi cara baru, yaitu itu bapak-ibu Duta Besar bisa mewakili nasional. Tetapi saya menyarankan ada pula fasilitasi B to B (Business to Business) yang tidak melalui rute itu, tapi langsung ke urusannya," lanjut Ridwan.
 
Menurutnya, hal itu bisa membuka jalan lebih lebar bagi daerah untuk menemukan peluang investasi dan kerja sama dengan dunia luar. Pasalnya, ia melihat bahwa daerah lain bingung ketika ingin memulai menjalin hubungan dengan luar negeri.  "Seringkali kota kabupaten kebingungan bagaimana berkomunikasi untuk menyampaikan potensinya ke luar negeri. Maka saya setuju dengan pernyataan Pak Jokowi bahwa duta besar hari ini beda, harus kayak salesman, harus lebih cerewet mempromosikan Indonesia," katanya.

Diungkapkan Ridwan, dalam membuka gerbang agar potensi kota Bandung bisa terdengar hingga ke mancanegara. Pemerintah kota menggunakan instrumen Little Bandung untuk menjadi wajah produk kota Bandung. "Selain sukses membuka dua toko di Malaysia, Little Bandung hari ini tengah melakukan persiapan meramaikan Meksiko, Praha, Bucharest, dan Kiev. Di kota-kota tersebut Bandung akan memiliki tempat untuk mempromosikan diri," tuturnya.

Hal itu terjadi, menurut Ridwan Kamil, karena  berkat duta besar di kota-kota tersebut proaktif mencari produk yang bisa dipromosikan di sana. "Ini berkat political will dari para Dubesnya. Mereka mau mengundang kami. Kalau tidak diundang, kami tidak bisa datang ke sana, " ujarnya.

Selain "political will", kunci kesuksesan Little Bandung adalah melibatkan pengusaha lokal yang cinta kepada Indonesia. Hal itu mempermudah pemerintah kota untuk berkoordinasi terkait regulasi dengan pemerintah setempat. "Kuncinya adalah pengusaha lokal. Maka saya bilang ke duta besar, tolong carikan pengusaha lokal yang cinta Indonesia yang mau membantu kami," ucapnya.

Ridwan Kamil juga  mengemukakan soal  kesiapan Bandung dalam menyambut tawaran kerja sama dengan luar negeri sudah optimal. Kota Bandung telah memiliki instrumen, sumber daya, dan produk berkualitas yang siap dipasarkan.   "Bandung adalah kota yang paling siap. Betul-betul tinggal dikawinkan (dengan pengusaha lokal)" tutupnya. 

Sementara itu, Ketua rombongan Sinyo Harry Sarundajang menuturkan, kunjungan tersebut ke kota Bandung juga diarahkan ke industri-industri strategis seperti PT. Dirgantara Indonesia, PT. Pindad, PT. Biofarma, dan PT. KAI.  "Kami ditugaskan untuk melakukan kegiatan Lintas Nusantara. Kegiatan ini untuk memperoleh informasi tentang kondisi mendalam dan terkini serta potensi daerah yang bisa dipromosikan di wilayah kerja Duta Besar dan Konsulat Jenderal," tandasnya. (*)


Keterangan foto :Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (berpakaian hitam dan bepeci) saat menerima kunjungan para calon Duta Besar, Konjen, dan Konsul RI.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia