KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalMendagri Tjahjo Kumolo Himbau Masyarakat Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa oleh : Danny Melani Butarbutar
16-Okt-2019, 10:13 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor111/11285/SJ tanggal15 Oktober 2019, dikabarkan bahwa Komunitas Lintas Agama dan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa akan menggelar Doa Bersama. Doa bersama tersebut akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Rayuan Gombal vs Cinta Sejati 11 Okt 2019 08:58 WIB


 

Pelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (3): Allah Maha Nyata

 
INTERNASIONAL

Pelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (3): Allah Maha Nyata
Oleh : Tonny Djayalaksana | 07-Okt-2019, 14:11:48 WIB

KabarIndonesia - Pada hakekatnya semua peristiwa yang ada di bumi ini, tidak terlepas dari pikiran dan ego manusia. Allah menciptakan alam semesta dengan seluruh isinya, sudah disertakan dengan hukum "dualitas" yang diistilahkan dengan sebutan hukum sebab-akibat, atau tabur-tuai.

Untuk membuktikannya sangat sederhana. Coba perhatikan baik-baik! Hampir semua manusia beragama di muka bumi ini melakukan ritual doa. Baik itu secara beramai-ramai ataupun sendiri-sendiri (individu). Adapun doa yang dipanjatkan adalah segala macam permohonan yang disesuaikan dengan keinginan atau kepentingannya masing-masing.       

Doa yang umum dan hampir dimohonkan oleh semua umat beragama di bumi ini adalah doa permohonan akan adanya perdamaian bagi seluruh umat manusia yang ada di bumi. Doa ini sudah dipanjatkan entah dari sejak zaman kapan dimulainya? Sampai saat inipun masih berlanjut terus. Tapi apa yang kita saksikan? Realitanya di dunia ini tidak pernah ada perdamaian. Artinya Allah tidak mengabulkan doa tersebut. Bahkan kasarnya tidak mau mendengarkannya. Lalu pertanyaannya, kenapa Allah tidak mau mendengarkan apalagi mengabulkannya?          

Jawaban Allah adalah, bukankah yang merekayasa sampai bisa timbul perpecahan individu, kelompok, komunitas, golongan atau negara, sampai timbul adanya peperangan, kerusuhan, pembunuhan, balas dendam dan sebagainya itu semua dikarenakan oleh ulah dari pikiran dan ego manusia itu sendiri? Bukan disebabkan oleh Allah. Jadi kesimpulannya, manusia yang membuat masalah kenapa Allah yang harus menyelesaikannya? Bukankah itu sebuah perbuatan harus dipertanggung jawabkan? Maka sudah selayaknya manusia yang berbuat, tentu manusia juga yang harus menyelesaikannya.          

Untuk mengetahui rahasia alam semesta ini, kita tidak bisa belajar di tengah perjalanan begitu saja. Pasalnya kehidupan ini sudah berlangsung jutaan tahun lamanya, tanpa kita ketahui asal-usulnya tentang kehidupan ini. Mau tidak mau, kita harus memulainya dari awal sebelum terciptanya alam semesta ini.           

Yang saya pahami, awal dari alam semesta ini sebelum diciptakan adalah sebuah ruang kosong. Pertanyaannya, "Tuhan/Allah sebagai Kecerdasan Semesta Tanpa Batas ada di mana?" Jawabannya: "Beliau" adalah yang meliputi kekosongan itu. Seluruh benda-benda langit yang jumlahnya milyaran trilyun tersebut, berada dalam ruang kosong yang tanpa batas.    

Di antara ruang kosong itu, terdapat unsur gas yang mengisi kekosongan tersebut. Seluruh materi yang mengisi kekosongan tersebut, dibangun oleh berbagai macam jenis atom yang membentuk molekul-molekul dan jaringan materi dalam sebuah ikatan yang dibangun oleh energi. Materi adalah energi yang memadat. Energi adalah kemampuan melakukan usaha penciptaan yang berasal dari Kecerdasan Semesta Tanpa Batas. Dialah sang Kehadiran dan Keberadaan dibalik semua materi dan ruang antar materi.          

Jadi sesungguhnya pada ruang yang kelihatannya kosong tersebut, ternyata ada "kehidupan" dan satu-satunya yang menghidupi ruang kosong itu adalah Sang Maha Hidup, yaitu Kecerdasan Semesta Tanpa Batas.       Jadi dengan demikian, artinya, setelah alam semesta ini diciptakan Allah berikut seluruh isinya: semua benda, materi, flora, fauna, dan termasuk manusia, semua berada di dalam ruang lingkup Allah, sebagai Kecerdasan Semesta Tanpa Batas. Karena itulah pada kenyataannya hingga saat ini, di alam semesta ini, jauh lebih banyak ruang kosongnya dari pada isinya. Kesimpulannya adalah bahwa pada alam semesta yang awalnya terlihat kosong tersebut, hanya ada DIA (ALLAH). Begitu juga setelah seluruh isi alam semesta tersebut sudah tercipta, yang  ada adalah DIA (ALLAH) juga.     

Sesuai dengan surat Al-Hadid ayat 3 dalam Al-Quran, Allah berfirman: DIA YANG AWAL, DIA YANG AKHIR. DIA YANG NYATA, DIA YANG TIDAK NYATA, DAN DIA MAHA MENGETAHUI. Sampai di sini, jelas bahwa alam semesta berikut seluruh isinya adalah cuma DIA (ALLAH). Bukankah kita sepakat bahwa semua kehidupan yang ada di alam semesta ini hanya terdiri dari dua unsur saja, yaitu Materi (fisik=Nyata) dan Immateri (Ruh=Tidak nyata). Karena itu, berdasar penjelasan yang sangat jelas dan gamblang di atas, maka bisa dipastikan, yang Nyata itu DIA (ALLAH), yang Tidak Nyata itu juga DIA (ALLAH).           

Karena semuanya adalah realita kehidupan yang ada di alam semesta ini, maka agar mudah dipahami dan dimengerti, saya akan coba jelaskan dengan akal pikiran yang sehat dan sangat sederhana. Untuk referensi ilmu fisika ilmiah bisa dicari (search) di google dan sumber-sumber informasi lainnya.     

Selama hampir 40 tahun masa hidup, saya mencari dan menggumuli terus-menerus berbagai macam pertanyaan spiritual yang berkecamuk dalam batin saya selama ini. Dari semua pelajaran yang saya dapatkan hingga saat ini, akhirnya saya bisa memahami dan mendapatkan jawaban atas pertanyaan manusia yang paling abadi. Pertanyaan abadi tersebut adalah sebagai berikut: Untuk apakah Alam Semesta ini diciptakan? Siapa diri sejati saya? Untuk apa saya dihadirkan di semesta ini? Sejatinya saya dari mana dan akan kembali ke mana?     

Ternyata jawaban dari semua pertanyaan tadi cuma satu, yaitu: AKU/TUHAN/ALLAH INGIN DIKENAL, MAKA AKU CIPTAKAN CIPTAAN-CIPTAAN UNTUK MENGENALI AKU.    

Jadi jelas sekali semua kehidupan yang ada di Alam Semesta ini adalah sebuah permainan yang diciptakan-Nya hanya untuk memperkenalkan bahwa: DIA SEBAGAI PENGUASA TUNGGAL ADALAH SANG KEBERADAAN SEKALIGUS SEBAGAI KECERDASAN SEMESTA TANPA BATAS.   (Bersambung).       

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT   www.djayalaksana.com         

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia