KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (2):	 Wujud Kecerdasan Spiritual

 
INTERNASIONAL

Pelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (2): Wujud Kecerdasan Spiritual
Oleh : Tonny Djayalaksana | 06-Okt-2019, 14:45:06 WIB

KabarIndonesia - Sebenarnya dalam setiap ajaran-ajaran yang dibawa oleh setiap Utusan pada zamannya, anjuran untuk meningkatkan kecerdasan spiritual itu selalu ada. Namun ajaran asli itu terkikis seiring terbentuknya kelompok-kelompok tertentu. Akibatnya, sudah tentu kelompoknya itu yang harus dibela. Seorang yang beragama selalu membela agamanya. Tetapi bagaimana seseorang itu membela agamanya, akan sangat tergantung dari bagaimana kecerdasan spiritualnya.

Setiap spirit (jiwa) memiliki spiritual. Hal itu sudah menjadi sistem yang kita bawa secara otomatis di dalam setiap diri manusia. Itu karena setiap manusia memiliki jiwa (software sistem operasi manusia). Namun, seberapa cerdas sistem itu tidak sebanding dengan seberapa cerdas seseorang beragama. Karena kenyataannya tidak memerlukan agama untuk memiliki kecerdasan spiritual. Spiritual adalah hubungan seseorang dalam memaknai Tuhan di dalam dirinya.     

Setiap manusia memiliki sistem spiritual yang butuh ditingkatkan kecerdasannya. Kecerdasan spiritual adalah tentang menTuhankan Tuhan. Menemukan Tuhan, menyatu dan menerima bimbinganNYA. Kecerdasan  spiritual bukan tentang bagaimana agama manusia membentuk agama.     Setiap agama mendefinisikan Tuhan sebagai SANG PENCIPTA. 

SANG PEMBUAT yang menciptakan, membuat dan mengatur manusia dan seluruh alam semesta raya ini. Namun definisi ini ternyata masih merupakan definisi yang kasar. Ada definisi yang halus dari Tuhan. Jadi sebelum mengaku ber-Tuhan, kita harus mampu menjawab definisi Tuhan itu apa?        

Tuhan itu definitif... Tuhan itu adalah yang disembah dan dipuja. Sesuatu yang ditakuti. Sesuatu yang diprioritaskan, dan sesuatu yang mampu membuat kita melakukan sesuatu yang tidak kita sukai.        

Petanyaannya sekarang, siapakah Tuhan mereka yang mengaku beragama?  

Itulah kenapa setiap pemeluk agama harus meningkatkan kecerdasan spiritual di dalam dirinya. Sebab kecerdasan beragama tidak serta merta membangun kecerdasan spiritual. Banyak ajaran murni tentang kecerdasan spiritual dari para Utusan, yang bahkan tidak diterapkan dan diajarkan secara baik dalam kehidupan beragama.       

Sebagai contoh nyata: buktinya setiap yang beragama percaya bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Tuhan yang mereka  yakini, Tuhan yang mereka imani, Tuhan yang mereka Tuhankan. Namun ternyata dalam prakteknya ini adalah kebohongan besar.       

Mohon jangan tersinggung! Bukankah memang bohong besar kita percaya Tuhan itu hanya satu. Tapi kita masih mengolok-olok makhluk Tuhan yang lainnya? Lalu dimanakah iman kita tentang ke'satu'an itu? Mungkin dia bukan saudara satu agama kita, tapi bukankah dia masih saudara satu Tuhan kita?     

Lalu mana yang lebih tinggi derajatnya? Tuhan atau agama? Dan siapa yang kita Tuhankan? Agama atau Tuhan?   

Kecerdasan spiritual adalah menTuhankan Tuhan. Bukan menTuhankan agama orang yang cerdas spiritualnya. Tahu dia harus mentaati Tuhannya, dan tahu persis porsi dia dalam membela kelompoknya (agamanya). Karena setiap orang yang memiliki kecerdasan spiritual akan mengetahui bahwa Tuhan tidak membutuhkan pembelaan dari makhlukNYA. Jadi satu-satunya hal yang bisa dia lakukan untuk membela Tuhan adalah dengan memuliakan makhluk Tuhan itu sendiri.       

Mereka yang memilik kecerdasan spiritual tidak akan menghina ciptaanNYA yang lain. Paasalnya, kalau mereka melakukannya, itu berarti mereka sedang mengganggu ciptaanNYA juga. Inilah wujud kecerdasan spiritual. Apapun agama Anda, apapun label Anda, apapun warna bendera Anda. Kita adalah spirit yang diciptakan dan dibuat oleh ‘SATU' yang sama.    

Petanyaan pentingnya sekarang. Siapa yang kita sembah dan puja...? Tuhan atau Agama? Siapa yang kita sayangi....? Tuhan atau Agama?    

Sahabat-sahabatku... Pahamilah jawaban ini agar kecerdasan spiritual kita meningkat. Karena memang sudah waktunya kita meningkatkan kecerdasan spiritual kita bersama.   (Bersambung)   

 Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT   www.djayalaksana.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
SATU DETIK SETELAH KEMATIAN 26 Mei 2020 08:28 WIB

BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia