KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 
 
INTERNASIONAL

Kasus Positif Corona di RI Melonjak Jadi 69 Meninggal 4 Orang
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 13-Mar-2020, 15:24:31 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, mengadakan jumpa pers di kantor Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Dikabarkannya, kasus orang teridentifikasi positif virus Corona Covid-19 di wilayah Indonesia terus bertambah. Kini ada 69 kasus positif corona.

"Hari ini kasus pasien positif virus Corona bertambah 35 orang. Kini total ada 69 orang di Indonesia yang positif Corona. Dua di antaranya masih bayi.
Kasus nomor 69, Perempuan 80 tahun nampak sakit," kata Jubir Yurianto.

Yuri menyebut pasien yang masih tergolong bayi adalah pasien kasus nomor 49 dan nomor 54. Pasien kasus nomor 49 adalah laki-laki usia 3 tahun yang sedang sakit ringan-sedang. "Laki-laki 3 tahun, kondisi sakit ringan-sedang," kata Yuri. Pasien kasus nomor 54 juga masih tergolong bayi, berusia 2 tahun, kondisinya sakit sedang. Pasien yang meninggal juga bertambah. Dalam pengumuman sore ini, ada 3 pasien baru yang meninggal.

Pasien Positif Corona Kabur dari RS Persahabatan

Sementara itu, sebagaimana dilansir detik.com, seorang pasien yang positif virus corona COVID-19 kabur dari ruang isolasi RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, minggu lalu. Hal ini dibenarkan oleh juru bicara penanganan corona RSUP Persahabatan, Erlina Burhan.

"Begitu masuk petugas meleng sudah keluar, sudah dijemput keluarga," kata Erlina di RS Persahabatan, Jakarta Timur, Jumat (13/03/2020).

Kaburnya pasien corona ini dikomentari oleh dr Dirga Sakti Rambe, MsC, SpPD, sebagai kejadian yang berisiko. Karena, kemungkinan pasien menularkan virus ke orang lain menjadi semakin tinggi. Pasti pasien kontak dengan orang lain, minimal dengan keluarganya," kata dr Dirga pada detik.com.

Dirga menambahkan, ditengah ancaman wabah virus corona, kesadaran masyarakat menjadi hal yang penting. Pihak rumah sakit (RS) bisa dengan memastikan setiap pasien mendapat informasi yang akurat tetang penyakitnya.

"RS harus memperketat penjagaan. Pasien juga harus mendapat informasi yang lengkap dari dokter yang merawat mengenai penyakitnya, mengapa ia harus diisolasi tidak boleh kontak dengan orang lain. Sehingga pasien juga punya kesadaran," pungkas dr Dirga.

WHO Minta Jokowi Tingkatkan Komunikasi Antisipasi Covid-19

Mengutip berita detik.com, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi). WHO berharap kerja sama Indonesia menghadapi wabah virus coronaCOVID-19, terutama saat ada dugaan kasus yang tak terdeteksi.

"Untuk bisa mengalahkan virus ini, semua negara harus mengambil langkah kuat yang dirancang untuk menghambat transmisi dan menahan penyebarannya," tulis Tedros dalam surat elektronik yang ditujukan ke Istana Merdeka tanggal 10 Maret 2020.

"Sayangnya, kami telah melihat kasus yang tak terdeteksi atau di luar pantauan pada tahap awal wabah bisa berujung pada peningkatan signifikan kasus dan kematian di beberapa negara. Karenanya, WHO terus mendorong negara-negara fokus pada deteksi dan kapasitas kemampuan laboratorium," lanjut Tedros.

WHO menyarankan agar Indonesia meningkatkan responsnya terkait wabah virus corona. Termasuk di dalamnya edukasi serta aktif berkomunikasi dengan masyarakat, memperluas sistem pengawasan hingga melakukan desentralisasi laboratorium.

"Ini termasuk melakukan pengetesan tidak hanya pada kasus-kasus yang memiliki hubungan langsung pada kasus positif, tapi semua pasien yang menderita gejala mirip influenza dan penyakit pernapasan parah lainnya," kata Tedros.

WHO juga berharap Indonesia dapat membagikan informasi detail tentang pendekatan upaya yang telah dilakukan serta data kasus. Dan ini sudah dilakukan dengan penunjukan dokter Achmad Yurianto selaku juru bicara khusus penanganan virus corona.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia