KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Laju 10 Kilometer 22 Mei 2018 14:44 WIB

Ranting Putih 22 Mei 2018 14:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
INTERNASIONAL

Indonesia Berada pada Peringkat 96 Indeks Persepsi Korupsi 180 Negara
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 11-Mar-2018, 12:53:30 WIB

KabarIndonesia - Website Resmi Transparansi Internasional merilis bahwa hanya sebagian besar negara di dunia tidak melakukan upaya pemberantasan korupsi, dan tidak ada kemajuan komitmen dalam mengakhiri korupsi. Sementara itu dikatakan, analisis lebih lanjut menunjukkan pers dan aktivis di negara-negara korup mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari dalam upaya untuk berbicara dan memberitakan korupsi yang terjadi.

Dilaporkan, telah dilakukan survey dan penelitian terhadap 180 negara dan wilayah untuk mengetahui tingkat korupsi sektor publik yang dirasakan menurut para ahli dan pebisnis. Dengan menggunakan skala 0 sampai 100, dengan standar skala 0 sangat korup dan 100 sangat bersih.

Tahun ini, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) tahun 2017 menemukan bahwa lebih dari dua pertiga negara memiliki skor di bawah 50, dengan skor rata-rata 43. Sangat disayangkan, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ternyata kinerja buruk ini bukanlah hal baru bahkan relatif tidak berubah.

Untuk negara-negara di Asia Tenggara hanya Singapura yang berada pada peringkat 10 besar dunia, selebihnya rata-rata berada di ranking enam puluhan, termasuk Indonesia yang mendapat skor 37, tanpa perubahan dari tahun 2016 dan bHal ini dapat dimaklumi karena lembaga anti rasuah (korupsi) dan jajaran penegak hukum lainnya tahun 2017 banyak menangkap dan OTT terhadap oknum pejabat, kepala daerah, pengusaha bahkan oknum wakil rakyat di pusat dan daerah.

Berikut disarikan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2017, merupakan peringkat di masing-masing negara Asia Tenggara di CPI 2017:

Peringkat dunia Negara Skor 2017 Skor 2016
6 Singapura 84 84
32 Brunei 62 58
62 Malaysia 47 49
91 Timor Leste 38 35
96 Indonesia 37 37
96 Thailand 37 35
107 Vietnam 35 33
111 Filipina 34 35
130 Myanmar 30 28
135 Laos 29 30
161 Kamboja 21 21

Menurut CPI laporan analisis regional ini adalah strategi yang efektif untuk menyoroti dan dapat membantu negara-negara memperbaiki indeks dan peringkat di tahun depan, meliputi:

1. Menjadikan lembaga penegak hukum dan institusi pemerintah yang terutama mencegah korupsi. Kerangka hukum dan akses terhadap informasi merupakan komponen penting dari sistem politik yang sehat dan warga dapat berperan dalam menuntut pertanggungjawaban dan mencegah korupsi. Mekanisme perlindungan "Whistleblower"dan badan-badan anti-korupsi yang otonom dan memiliki sumber daya juga harus dilakukan di kawasan Asia Pasifik.

2. Mengurangi impunitas bagi yang korup . Sistem peradilan profesional dan independen diperlukan, polisi dan jaksa dapat merespons kriteria teknis dan bukan kemampuan politik.

3. Memperbaiki ruang bagi masyarakat sipil untuk berbicara. Pemerintah harus memastikan bahwa para aktivis dapat berbicara dengan bebas di seluruh wilayah tanpa takut balas dendam atau ancaman kekerasan.

4. Meningkatkan integritas dan nilai. Sekolah dan universitas harus mendidik kaum muda tentang etika dan nilai. Korporasi harus mempromosikan integritas bisnis di sektor swasta dan membuat gagasan ini lebih utama.

Dengan strategi ini, dan berfokus pada nilai, ranking serta metode, Asia Tenggara sesungguhnya dapat melakukan perubahan substansial dalam hal ini. ( Sumber: Indeks persepsi korupsi 2017 di Asia Tenggara dan mengapa kita harus tahu, Adelaida Salikha di media seasia.com).(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB


 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia