KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
INTERNASIONAL

Banjir Jakarta dan Keindahan Danau Toba Jadi Sasaran Kunjungan Ratu-Raja Belanda
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 02-Jan-2020, 16:38:02 WIB

KabarIndonesia - Diperoleh kabar bahwa atas undangan dari Presiden Jokowi; Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima akan datang berkujung ke Indonesia pada tanggal 8 Maret 2020. Raja Belanda akan datang bersama Tim penasehat maupun Delegasi Dagang dari Belanda, antara lain akan dibahas bantuan Belanda untuk mengatasi masalah banjir di Indonesia.

Harus diakui bahwa tidak ada negara lain yg sedemikian piawainya mengatasi masalah banjir. Maklum mereka sendiri pernah mengalami bencana banjir besar.

Tepatnya pada 31 Januari 1953, dimana bendungan di sekitar Zuid Holland pecah sehingga menimbulkan bencana banjir yang sangat besar, sekitar 1800 orang kehilangan nyawa mereka, lebih dari 75.000 orang kehilangan tempat tinggal dan 200.000 hektar lahan mengalami banjir. Dan ini merupakan sebuah bencana alam banjir terbesar yg pernah di alami sendiri oleh Belanda.

Sementara itu seperti dilansir Merdeka.com (2/1), hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak saat malam Tahun Baru hingga siang kemarin membuat Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir. Menurut data Kementerian Sosial hingga pagi tadi, ada 21 orang meninggal di Jabodetabek akibat bencana banjir tersebut.

Banjir di Jakarta tepat pada awal tahun 2020 ini menjadi sorotan sejumlah media internasional. Bahkan dikatakan banjir kali ini lebih buruk dibanding Januari 2013, karena lebih dari 30 juta penduduk Jakarta terkena dampak banjir yang menewaskan puluhan orang dan daerah tergenang termasuk kawasan pusat bisnis.

Terkait informasi Keluarga Kerajaan Belanda atau Royal Dutch Family akan menyambangi Danau Toba dalam kunjungannya ke Indonesia, untuk mempersiapkan kedatangan tamu istimewa tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan langsung menggelar rapat khusus.

"Hari ini saya melaporkan persiapan Danau Toba (kepada Luhut). Kan (Danau Toba) akan kedatangan Royal Dutch (Family). Kami akan kemas untuk kedatangan itu," ujar Wishnutama di kantor Kementerian Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Senin, 23 Desember 2019.

Wishnutama tak menerangkan secara gamblang waktu pasti kedatangan keluarga Kerajaan Belanda ke Indonesia. Ia hanya memastikan bahwa saat ini Danau Toba sudah cukup siap menerima kunjungan tamu kenegaraan. Meski masih dalam proses pengembangan, ia mengklaim tak ada masalah berarti dalam infrastrukturnya.

Danau Toba telah ditetapkan pemerintah sebagai satu dari lima destinasi superpriotas. Danau Toba dan sekitarnya diharapkan mampu menjadi magnet untuk mendatangkan wisatawan asing dan berkontribusi menyumbangkan devisa bagi negara. Sebagai satu dari 5 destinasai wisata super prioritas, pemerintah sedang gencar membangun pelbagai fasilitas dan infrastruktur untuk memperkuat atraksi di kawasan Danau Toba.

Wishnutama menjelaskan bahwa kementeriannya bakal menambah sejumlah atraksi buatan berkelas internasional, seperti cable car dan balon udara.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis Hidayat Sumadilaga menjelaskan bahwa kementeriannya turut ambil bagian dalam membangun infrastruktur di Danau Toba. Bahkan, pada 2020, Kementerian PUPR sudah menganggar kan dana sebesar Rp 2,461 triliun untuk merealisasikan pembangunan di kawasan destinasi tersebut.

"Di antaranya untuk pembangunan sumber daya air Rp 124 miliar, jalan dan jembayan Rp 918 miliar. Lalu permukiman cipta karya Rp 996 miliar dan perumahan lainnya Rp 422 miliar," ujar Danis.

Ihwal pengembangan destinasi, selain menambah fasilitas atraksi buatan di Danau Toba, Danis menjelaskan bahwa pemerintah juga sedang berfokus membangun dua daerah. Keduanya adalah Huta Sialagan dan Huta Raja di Samosir sebagai sentra produksi kain ulos serta lokasi bersejarah yang menyimpan situs. "Kita sudah siapkan pembangunannya. Proses lelang dilakukan Januari sampai Maret dengan biaya Rp 50 miliar," tuturnya tahun lalu.(*)


Foto: https://www.beritagambar.com/2019/12/kerajaan-belanda-akan-berkunjung-ke.html)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia