KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalPelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (4): Tidak Ada Tuhan Kecuali Aku oleh : Tonny Djayalaksana
09-Okt-2019, 05:21 WIB


 
 
KabarIndonesia - Melalui perenungan diri, saya berharap akan bisa lebih menghayati agama dan juga lebih dapat menekuni jalan hidup sehari-hari. Saya memastikan diri bahwa menjadi Mualaf merupakan suratan dari jalan hidup saya, dan setelah menjadi mualaf saya merasakan perubahan 180
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Rayuan Gombal vs Cinta Sejati 11 Okt 2019 08:58 WIB


 

Angela Merkel Politisi yang Berhati Nurani

 
INTERNASIONAL

Angela Merkel Politisi yang Berhati Nurani
Oleh : Kabarindonesia | 31-Mei-2019, 16:08:16 WIB

KabarIndonesia - Menjelang akhir jabatannya Kanselir Jerman, Angela Merkel, mendapatkan gelar kehormatan Honoris Causa (H.C) dari Universitas Harvard.  Salah satu universitas elit bergengsi dunia ini memiliki motto "Veritas" - Kebenaran

Tidak bisa dipungkiri bahwa Kanselir Angela Merkel merupakan ikon politik dunia yang bernurani. Di Jerman sendiri penduduknya memberikannya julukan "Mama".   

Kala Uni Eropa dilanda banjir oleh jutaan pengungsi; para negara tetangga seperti Inggris maupun negara lainnya mulai ketakutan sehingga mereka membangun pagar tembok di Calais maupun di Bulgaria.   Hanya Jerman satu-satunya negara yang menentang pembangunan pagar tembok tersebut. Bahkan Merkel walaupun dicerca sekalipun;  secara demonstratif ia memasang "button" dengan tulisan "Refugees Welcome" yang artinya Selamat Datang Para Pengungsi.  Padahal negara Jerman adalah negara yang paling padat populasinya di antara semua negara Uni Eropa.   Jadi wajarlah apablla Merkel ditentang keras, bukan saja oleh para lawan politiknya saja melainkan oleh para penduduknya sendiri. Apalagi pada saat tersebut sering terjadi serangan teroris yang dilakukan para pangungsinya sendiri.    

Namun dengan sabar dan lembut Merkel menjawab "Wir schaffen das" yang artinya: Kita Mampu Melakukannya.  Jawaban Merkel yang penuh dengan keyakinan tersebut akhirnya menjadi slogannya.    

Jerman merupakan negara yang paling banyak menampung pengungsi lebih dari satu juta imigran yang diterima sebagai penduduk dan warga Jerman.    

Merkel memiliki pandangan yang bertolak belakang dengan President Trump, yaitu "Multilateral daripada unilateral, global daripada nasional, lebih memandang keluar daripada isolasionis. Singkatnya, kita harus bekerja bersama daripada sendirian."    

Tepuk tangan meriah dan standing ovation dari lebih duapuluh ribu pengunjung Harvard saat Merkel mengucapkan kalimat tersebut.(*)     
Oleh Mang Ucup       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia