KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniTayangan TV Tidak Ramah Anak oleh : Paulus Mujiran, S.sos, Msi
09-Sep-2010, 00:36 WIB


 
 
Tayangan TV Tidak Ramah Anak
KabarIndonesia - Tayangan televisi kian tidak ramah anak. Nyaris tidak ada tayangan yang mendidik seperti mengajari anak agar hormat kepada orang tua dan guru, rajin menabung dan hidup berhemat, suka bekerja keras atau hidup berprihatin.

Yang ada adalah
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Tim Pencari Fakta Insiden Biau 02 Sep 2010 02:14 WIB

Polda Kepri Bekuk Jambret 29 Aug 2010 21:06 WIB

 
Pada Suatu Pertigaan Malam 09 Sep 2010 00:40 WIB

Sohibku, Malaq ul-Maut 08 Sep 2010 01:38 WIB

 
Floriade, Festival Bunga 20 Aug 2010 12:47 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

GM Memang Lebay!
Oleh : Fahmi Faqih | 28-Jul-2010, 11:11:55 WIB

KabarIndonesia - “Lebay dot com deh,” kata seorang kawan, ketika mendengar kabar bahwa Goenawan Mohamad mengembalikan uang penghargaan Ahmad Bakrie Award yang pernah ia terima di tahun 2004 untuk sumbangsihnya di bidang kesusastraan.

“Lho, bukankah itu artinya Mas Goen memang benar-benar seorang intelektual yang memiliki integritas dan keberpihakan kepada masyarakat kecil yang jadi korban kesewenang-wenangan pengusaha macam Aburizal Bakrie,” kata saya menimpali.

“Integritas? Keberpihakan?” Wah, rupanya kamu sudah sedemikian terpesona kapada Goenawan Mohamad hingga kalimat yang seharusnya disandangkan kepada orang yang sudah teruji kredibilitas dan kepeduliannya kepada masyarakat, kau berikan pula padanya,” kata kawan saya itu lagi.

“Ok, saya hargai pendapatmu. Tapi coba tunjukkan atas dasar apa kamu mengatakan mas Goen berlebihan (dengan istilah lebay dot com tadi),” cecar saya.

Kawan saya itu pun mulai menjelaskan alasannya:

“Bagiku, GM itu adalah intelektual yang tidak konsisten. Dulu, misalnya, ketika mendapatkan hadiah 250 ribu dolar AS dari Dan David Prize di tahun 2006, GM bilang akan menyumbangkannya untuk Jurnal Kalam. Tapi nyatanya, Jurnal Kalam malah tidak terbit lagi. Yang lain, coba kamu buka buku otobiografi Ajip Rosidi, “Hidup Tanpa Ijazah” halaman 421-422. Di buku itu Ajip menuliskan keterkejutannya atas sikap GM yang juga menolak anugerah seni di tahun 1972 di mana Ayip menjadi salah satu dewan jurinya. Ajip membaca penolakan GM atas penghargaan itu di Sinar Harapan.

Dalam pemberitaan itu dimuatkan juga alasan penolakan tersebut. GM mengatakan bahwa para seniman dan sastrawan belum patut mendapat penghargaan karena belum melahirkan karya yang berarti. Anugerah seni itu disertai dengan sejumlah uang yang besarnya 250.000 - dua setengah kali bantuan kepada setiap desa yang besarnya 100.000. Ayip kagum sekali ketika membaca alasan itu dan menganggap GM sebagai orang muda yang peduli dan memiliki sikap kerakyatan. Tetapi ketika Ajip ke Jakarta, kabar yang ia dapat lain, GM telah menerima uangnya dari P & K. Lalu ketika Ajip menanyakannya langsung kepada GM sewaktu bertemu di kantor redaksi Harian Kami, jawaban GM singkat saja: “habis perlu!” Nah, apa kamu masih tetap mengagumi intelektual seperti ini? Bacalah alasan penolakan GM itu di tempointeraktif.com.

Di sana ditulis “Budayawan ini mengaku, sebelumnya berusaha memisahkan urusan Bakrie Award dengan langkah Aburizal sebagai tokoh politik dan bisnis. Namun kekecewaan itu mencapai puncak, ketika muncul masalah Sri Mulyani dan Boediono.” Bayangkan, betapa yang menjadi pemicu pengembalian uang penghargaan itu adalah ketika muncul masalah Sri Mulyani dan Boediono, dan bukan lantaran GM memang peduli atas nasib korban Lapindo! Sebab kalau memang benar GM berempati kepada para korban Lapindo, harusnya uang Ahmad Bakrie Award itu ia kembalikan di awal-awal ketika Lapindo telah menyengsarakan begitu banyak orang di Porong Sidoarjo sana! Ayo, apa kamu masih mau bilang GM punya integritas?,” pungkas kawan saya.

Saya terdiam. Hati saya jengkel luar biasa. Bukan lantaran sekian bukti yang tak terbantahkan yang telah dijelentrehkannya itu. Tapi oleh kenyataan bahwa mencari orang jujur di negeri ini ternyata memang sama sulitnya dengan mencari jarum di tumpukan jerami. Seberlalunya kawan saya itu dari hadapan, saya pun berteriak nyaring: “GM, kamu memang lebayyyyyy!!”

Fahmi Faqih, Penyair, Tinggal di Bandung


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!!
Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mobil Terbalikoleh : Arief Kamil
08-Sep-2010, 06:48 WIB


 
  Mobil Terbalik TERBALIK: Sebuah mobil APV BA 805 SR terbalik di kawasan Rimbo datar, Padang( 8/9). Diduga kuat kejadian naas itu terjadi gara-gara sopir mengantuk saat berkendara. Tidak ada korban jiwa dari kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut, tiga orang
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Menghapus Mitos Mudik Lebaran 08 Sep 2010 20:18 WIB

 
LAI Komitment Berantas Buta Huruf 09 Sep 2010 01:05 WIB


 
PBB Dirikan Akademi Anti Korupsi 05 Sep 2010 14:44 WIB

 

 
DFO Bermasalah dan Feng Shui 17 Aug 2010 23:37 WIB

 
Bantuan untuk 39 Atlet Siak 02 Sep 2010 14:37 WIB

Liga Inggris: Aroma Laga Terendus 29 Aug 2010 21:13 WIB

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 
Geliat Menulis Kritik Sastra 08 Sep 2010 01:34 WIB

Tips Libur Lebaran Berkesan 06 Sep 2010 18:06 WIB

 

 
Mabuk Pakai Kopi Kuda 03 Sep 2010 04:59 WIB


 
Berlebihan Itu tidak Baik 08 Sep 2010 20:14 WIB


 
Sarana Komunikasi Tersendat 28 Aug 2010 02:10 WIB

Situs Porno Resmi Diblokir 19 Aug 2010 03:17 WIB

 
Prasangka dan Dengki 06 Sep 2010 17:53 WIB

IIP Santuni Anak Yatim Piatu 25 Aug 2010 12:53 WIB

 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia